Kekalahan Leicester City 1 – 4 Liverpool|Pembantaian Sang Juara

Kekalahan Leicester City 1 - 4 Liverpool|Pembantaian Sang Juara

Kekalahan Leicester City 1 - 4 Liverpool|Pembantaian Sang JuaraAnfield – Pembantain Sang Juara|Leicester City. Liverpool  Sukses merayakan kemenangan tegas atas juara Premier League ( Leicester City). Juara Bertahan Premier League Leicester City bertolak menuju Anfield, markas Liverpool, Minggu 11/September/2016.  The Reds menumbangkan The foxes 4 – 1 , sekaligus memberikan kekalahan telak untuk Leicester City pada 2 musim terakhir ini.

Daftar Sbobet – Pada babak pertama pertarungan kedua tim berlangsung sengit. Serangan demi serangan disusun oleh kedua tim, terlihat jauh dari lapangan hijau bola sibuk menggelinding dari gawang yang satu ke gawang yang lain. Namun, gol belum tercipta baik di kubu tuan rumah maupun tim tamu. Pada menit ke 13, Roberto Firmino membuka skor bagi Liverpool, Umpan silang yang diberikan oleh J. Milner disambut baik oleh Roberto Firmino dan menghasilkan angka bagi Liverpool. (Liverpool 1 – 0  Leicester City). Seolah tidak mau kalah, Sang Juara Bertahan – The Foxes melakukan beberapa eksperiman dengan memberikan kejutan- kejutan bola cepat yang mengarah ke gawang liverpool, tetapi semua masih dapat dimentalkan oleh S. Mignolet.

Kecepatan dan permainan yang bagus dari Leicester berubah menjadi bumerang,  sebuah serangan balik dari lini tengah, Roberto Firmino bermain bola bawah yang tepat mengarah kepada  D. Sturridge  dan diteruskan ke S. Mané yang mengarahkan ke dalam kotak penalti dimanfaatkan  menjadi sebuah GOLL untuk Liverpool. ( Liverpool 2 – 0 Leicester). Di menit ke 35, seolah Dewi Fortuna menjauh dari Sang Juara bertahan,  D. Simpson bek kiri dari Leicester mengalami luka terlihat seperti otot kaki sobek yang terpaksa digantikan oleh Luis Hernández.  Setelah ditimpa dengan berbagai masalah, akhirnya di menit ke 38 Tuhan menjawab segala doa dari para suporter Leicester , sebuah kesalahan kecil dari Kiper Liverpool Mignolet yang mencoba untuk mengoper bola untuk Lucas, tiba2 dipotong oleh Vardy  dan mengkuadratkan kedalam gawang Liverpool. Bravo untuk untuk Leicester City yang mengejar ketertinggalan.(Liverpool 2 – 1 Leicester)

Dimenit-menit terakhir menuju turun minum, masih terjadi beberapa gesekan – gesekan kecil diantara kedua tim tetapi belum berarti apa-apa yang bisa merubah papan skor.

Malapetaka untuk Sang Juara Bertahan – Leicester City 

Peluit berbunyi, dimulainya babak ke 2 dengan permainan dari Leicester. Permainan dimulai dengan operan pendek antar pemain Leicester , operan demi operan diarahkan menuju gawang Tuan rumah tetapi semua dapat dihalau baik oleh Sang Defender dari Tuan rumah. Permainan baru saja berjalan 2 menit sudah terjadi benturan di luar kotak penalti Liverpool. Sebuah tendangan sudut dari Leicester City yang dimanfaatkan oleh Ahmed Musa dengan mengarahkan tepat diatas sudut gawang Liverpool berhasil dihalau oleh kiper Liverpool dengan gemilang. Jalannya pertandingan semakin seru dan sengit, terlihat para pemain saling bertukar tendangan yang seolah ingin mencatatkan namanya di Papan Skor.

Di menit ke 56, Anfield kembali bergejolak dengan penampilan dari G. Wijnaldum yang  memberikan operan yang akurat kepada A. Lallana di depan kotak penalti. Seolah ingin menjawab dari partner A. Lallana memanfaatkan peluang yang ada dengan tembakan keras kaki kanan ke arah pojok atas gawang yang tidak dapat dihalau oleh K. Schmeichel. Bola melesat cepat dan mengoyak gawang dari K. Schmeichel dan tercipta GOLL ketiga untuk The Reds. (Liverpool 3 – 1 Leicester)

Atmosfer di Anfield semakin terasa panas dan sesak, kedua tim bermain semakin seru dan seolah merupakan segalanya. Yang ada dipikiran mereka hanya satu yaitu ” Kemenenangan “. Gesekan-gesekan kecil yang terjadi di lapangan seolah berubah menjadi gesekan yang besar yang berubah menjadi perseteruan. Strategi demi strategi diperlihatkan oleh kedua tim, serangan demi serangan disusun yang bertujuan untuk menyumbangkan gol untuk Tim masing-masing.

Sang Manajer memberikan kode kepada para pemainnya seolah ingin memberikan kode bahwa waktu permainan telah memasuki menit ke 80, yang berarti hanya tersisa 10 menit untuk permainan yang menegangkan ini. Memasuki menit ke 82- The Foxers mendapatkan sebuah peluang lemparan dalam wilayah Liverpool, yang Luis Hernandez memanfaatkan lemparan dalam untuk merobek gawang Liverpool tetapi sayang Sang Kiper berhasil mengepak lagi, dibawah tekanan dari Vardy, tetapi masih berhasil lolos dengan semua itu.

Memasuki 5 menit terakhir, sebuah Inside kecil terjadi  ketika terjadinya pertarungan Udara antara Kiper Mignolet dengan Vardy yang berakhir dengan Luka di pelipis mata dari Kiper Mignolet akibat benturan keras dengan Vardy sang pemain dari leicester.

Luka di pelipis mata dari Kiper MignoletAkhirnya semua terbayarkan setelah di menit ke 89, Roberto Firmino memaksa kiper Schmeichel untuk memungut bola untuk ke Empat kalinya dari gawangnya sendiri. Malam ini benar-benar menjadi malam yang paling menakutkan untuk Leicester City. Liverpool 4 – 1 Leicester. Serangan kembali dibangun oleh Leicester tetapi semua itu hanyalah sia-sia. Peluit panjang telah ditiupkan menandakan pertandingan telah berakhir dengan kekalahan dari Sang Juara Bertahan.

Jika Anda Tertarik Memasang Taruhan Bola. Silahkan Melakukan Pengisian Formulir pada Daftar MAXBET  atau dapat juga dengan mengisi formulir dibawah ini. Dan Jika Terdapat Kendala Ketika Melakukan Pengisian Formulir Pendaftaran Silahkan Menghubungi  Customer Service Luckybet168.co Melalui Livechat yang telah tersedia di bawah Halaman ini

Author: Admin